Selamat Siang Pengunjung Blog Sejati.. J
Apa kabarnya hari ini J
semoga semuanya sehat-sehat yh..Amin..
oke pada Kesempatan kali ini saya akan Menjelaskan apa Itu Finite State
Automata (FSA) Guna dan Bentuknnya itu seperti apa.
oke langsung saja simak berikut ini ...
Finite
State Automata
Finite state automata
(FSA) adalah mesin abstrak berupa sistem model matematika dengan masukan dan
keluaran diskrit yang dapat mengenali bahasa paling sederhana (bahasa reguler)
dan dapat diimplementasikan secara nyata.
Finite State Automata
(FSA) adalah model matematika yang dapat menerima input dan mengeluarkan output
yang memiliki state yang berhingga banyaknya dan dapat berpindah dari satu
state ke state lainnya berdasarkan input dan fungsi transisi. Finite state
automata tidak memiliki tempat penyimpanan/memory, hanya bisa mengingat state
terkini.
Finite State Automata
dinyatakan oleh pasangan 5 tuple, yaitu:
M=(Q , Σ , δ , S , F )
Q = himpunan state
Σ = himpunan simbol input
δ = fungsi transisi δ : Q × Σ
S = state awal / initial state , S ∈
Q
F = state akhir, F ⊆ Q
Guna Dan Cara Kerja
Finite State Automata
Finite State Automata bekerja dengan cara mesin membaca memori masukan berupa
tape yaitu 1 karakter tiap saat (dari kiri ke kanan) menggunakan head baca yang
dikendalikan oleh kotak kendali state berhingga dimana pada mesin terdapat
sejumlah state berhingga.
Finite Automata selalu
dalam kondisi yang disebut state awal (initial state) pada saat Finite Automata
mulai membaca tape. Perubahan state terjadi pada mesin ketika sebuah karakter
berikutnya dibaca. Ketika head telah sampai pada akhir tape dan kondisi yang
ditemui adalah state akhir, maka string yang terdapat pada tape dikatakan
diterima Finite Automata (String-string merupakan milik bahasa bila diterima
Finite Automata bahasa tersebut).
Model atau Bentuk
Finite State Automata
Model Finite Automata memiliki ciri-ciri:
- Memori 'infinite'-nya adalah null (tidak ada memori sementara).
- head hanya bergerak 1 arah.
- Hanya berisi memori masukan berupa tape berisi string masukan dan sejumlah
kendali berhingga.
Contoh
FSA : pencek parity ganjil
Misal input : 1101
Genap 1 Ganjil 1 Genap 0 Genap 1 Ganjil : diterima mesin
Misal input : 1100
Genap 1 Ganjil 1 Genap 0 Genap 0 Genap : ditolak mesin
Dari contoh diatas,
maka:
Q = {Genap, Ganjil}
Σ = {0,1}
S = Genap
F = {Ganjil }
δ(Genap,0) = Genap
δ(Genap,1) = Ganjil
δ(Ganjil,0) = Ganjil
δ(Ganjil,1) = Genap


Tidak ada komentar:
Posting Komentar